
CINDERAMATA : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, menyerahkan cinderamata kepada Wamen Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Fahri Hamzah, di Jakarta, Kamis (23/10).
JAKARTA, MENITNEWS.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Fahri Hamzah, Kamis (23/10). Pertemuan ini dalam rangka menyampaikan sejumlah usulan strategis di bidang penataan kawasan dan perumahan rakyat.
Alex mengajukan beberapa penanganan Kawasan permukiman kumuh. Di antaranya pembangunan Waterfront City, peningkatan jalan lingkungan, drainase, MCK, dan penyediaan air bersih. Selain itu, dia juga mengajukan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk tahun 2026.
“Bapak Wakil Menteri menyambut baik inisiatif kami dalam mendorong penataan kawasan, terutama di wilayah dengan perkembangan pesat sektor perkebunan, pertambangan, dan industri. Wamen menilai, laupaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman serta mendukung pengembangan kawasan industri yang berkelanjutan,” kata Alex.
Selain itu, Wamen juga memberikan perhatian pada rencana pembangunan Kawasan Waterfront City di Ketapang, yang dinilai memiliki potensi besar sebagai ikon tata ruang kota dan pusat aktivitas masyarakat.
“Wamen berrencana untuk melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Ketapang guna melihat kondisi kawasan yang diusulkan serta memperkuat koordinasi pelaksanaan program ke depan,” ungkap Alex.
Dia menilai, audiensi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk mewujudkan lingkungan permukiman yang layak, tertata, dan berkelanjutan.
Melalui upaya ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Ketapang dapat merasakan langsung manfaatnya, berupa peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal, tersedianya perumahan yang layak dan sehat, serta terciptanya kawasan yang lebih tertata dan nyaman untuk beraktivitas. (*)
